MUDA BENTARA !

#KITA MELAWAN KARENA HAK KITA DILANGGAR !

Tentang Bendera (Bintang-Buleun) dan Fragmen-Fragmennya


Bintang Buleun

Nama anak muda yang berfoto dengan bendera Bintang-Buleun di screen kamera ini adalah Aidil, ia mahasiswa kampus saya asal Depok yang berorangtua dari Pidie.

Aidil ini tahun lalu tak mengikuti Ospek fakultas, kehadirannya di acara Ospek fakultas kemarin untuk memenuhi ajakan seorang kakak angkatan di kampus yang meminta ia untuk menjadi juru foto di kegiatan itu.

Kemarin, ketika ia duduk didekat saya saat kami memerhatikan tingkah polah adik leting yang sedang diasuh oleh para mentor, iseng saya bertanya kepadanya, apakah ia pendukung GAM atau bukan. Dengan begitu hati-hati ia menjawab “Kita lihat dulu bang, kalau dulu dukung, kalau sekarang kita lihat dulu.”

Mendengar jawabannya itu, saya memintanya untuk memberikan kamera yang ia pegang kepada saya, dan setelah itu saya mengeluarkan selembar bendera ukuran 1,3 X 1 meter yang ada di tas saya untuk ia pegang dan bentangkan.

Dan, foto ini adalah hasil dari bendera yang ia bentangkan itu.

Empat hari yang lalu, keponakan kandung cum keponakan tertua pencipta bendera ini berkata kepada saya perihal ia yang tak rela bendera kebanggaan ia dan pamannya ini dijadikan bendera daerah, dijadikan bendera provinsi.

“Paman saya dulu menciptakan bendera ini sebagai bendera Negara Aceh, bukan untuk dijadikan bendera provinsi.”

Dua hari yang lalu, di salah satu forum yang saya hadiri, seorang putra Belitung yang mengaku berguru pada Prof. Ismail Suni, Prof. Abubakar Atjeh dan Prof. Oesman Ralibi, yang ketiganya adalah professor level nasional asal Aceh, bertutur mengenai rumusan sarannya bagi penyelesaian konflik bendera Aceh antara pemerintah pusat dan pemerintah Aceh.

Kata putra Billiton yang bernama Yusril Ihza Mahendra itu, ada baiknya untuk menyelesaikan masalah yang ada, baiknya kedua belah pihak duduk untuk berkompromi. “Kan bendera itu bisa diubah sedikit saja, kalau bendera itu sudah diubah, maka secara hukum merk, maka substansinya akan berbeda. Makanya saya usulkan agar bintang di bendera ditambah menjadi tiga, atau menjadi lima, kan kalau lima sama dengan rukun Islam”, ucap putra Billiton yang menggoalkan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh pada tahun 2000-an, dan menganti nama “perda” menjadi “qanun” dalam konteks keistimewaan Aceh.

Kini, selama beberapa hari ini, saya menemukan tiga fragmen rumusan mengenai posisi keberadaan bendera yang saya paksa kepada adik leting saya untuk membentangkannya ini.

Fragmen pertama adalah seperti apa yang disebutkan oleh Tengku Fauzi Tiro, keponakan Hasan Tiro, mengenai ia yang tak mau bendera ciptaan pamannya ini dijadikan bendera daerah, tapi tetap diposisikan sebagai bendera negara.

Fragmen kedua adalah seperti yang diucapkan Yusril, putra negeri timah, dimana ia memiliki visi yang sama dengan pemerintah Indonesia, yakni bendera ini harus diubah dan tak boleh lagi sama dengan bendera aslinya yang masih dianggap sebagai simbol perlawanan.

Fragmen ketiga adalah seperti yang diinginkan penguasa Aceh saat ini, pihak yang mengklaim transformasi dari peralihan GAM. Mereka yang menginginkan bendera ciptaan doktor lulusan Columbia University yang bernama Hasan Tiro ini dijadikan sebagai bendera daerah, direduksi menjadi bendera provinsi.

Kemarin, sebelum saya menyuruh Aidil berfoto dengan bendera ini, tepat satu jam sebelumnya, seorang teman saya bernama Nur, asal Sulawesi Selatan terlihat agak takut.

“Gak masalah bendera ini nanti dibandara bang?”, ucap Nur yang terlihat takut karena saya memberikan bendera yang berukuran sama dengan yang dibentangkan oleh Aidil sebagai kenang-kenangan baginya untuk dibawa pulang ke tanah Bugis, Sulawesi Selatan.

***

Hari ini, di kampus saya, tempat saya kemarin menyuruh adik leting saya berfoto dengan bendera ini, mulai tadi, para tentara berpangkat tamtama lalu lalang dengan kendaraan dinas dan motor trail di sekitaran kampus.

Melihat hal ini saya tak perlu heran, sebab di hari kamis nanti, Susilo Bambang Yudhoyono, presiden negara ini akan memberikan ceramah ilmiah setelah dikukuhan untuk menerima gelar kehormatan doktor honoris causa, seteleh sebelumnya beberapa tahun yang lalu Mahatir Mohammad menjadi penerima perdana dan setelah itu Jusuf Kalla.

Jika kemarin di kampus ini, di salah satu ruangannya membentang bendera Bulan-Bintang, maka untuk hari ini, setiap penjuru kampus ini telah dipenuhi oleh bendera Merah Putih.

Mungkin, akan begitu elok jika ada yang berani menyandingkan kedua bendera itu dalam tiang berbentuk sama, entah esok atau kapan saja.

*****

#Solong, Ulee Kareung. Ditulis dengan ponsel.

16 comments on “Tentang Bendera (Bintang-Buleun) dan Fragmen-Fragmennya

  1. wenkul
    18 September 2013

    Aku sangat ingin berdikusi dengan mu muda. Tentang apa saja. Kamu orang yang banyak tahu. Kapan-kapan kita duduk ngopi di solong ya..🙂

    Oh iya, following blog ku ya.. walaupun tulisannya tak berbobot..;)

  2. Daripada
    7 Desember 2013

    Tulisan ini sangat bermanfaat, saya sangat senang dengan tulisan ini.

  3. Daripada
    7 Desember 2013

    Postingan ini sangat bermanfaat, saya sangat senang dengan tulisan ini.

  4. Pencinta Kucing
    7 Desember 2013

    Postingan ini sangat bermanfaat, saya sangat senang dengan tulisan ini.

  5. Pencinta Kucing
    7 Desember 2013

    Saya berterimakasih, Postingan ini sangat bermanfaat, saya sangat senang dengan tulisan ini.

  6. Drivers Download
    7 Desember 2013

    Saya berterimakasih, Postingan ini sangat bermanfaat, saya sangat senang dengan tulisan http://drivers-d0wnload.blogspot.com/.

  7. John Saputra
    7 Desember 2013

    Saya berterimakasih, Postingan ini sangat bermanfaat, saya sangat senang dengan tulisan ini.

  8. Pencinta Kucing
    8 Desember 2013

    I like This post very much, thanks for posting it, it will be usefull for me..

  9. TV Online
    11 Desember 2013

    Nice post it, it will be usefull for me

  10. Meyer John
    31 Januari 2014
  11. All
    14 Mei 2014

    blog yang bagus untuk di baca dan di kaji? saya sngat menyukainya? maju terus muat terus yang terbaru

  12. drivers download
    24 Oktober 2014

    Please visit http://driversdownload.net and you find 1074 Drivers

  13. detiik $ema$a
    4 November 2014

    nice blog,
    Lanjutkan.!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 16 September 2013 by in Aceh and tagged , , , , , , .
Fisip Aceh
visitor stats

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 3.676 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: