MUDA BENTARA !

#KITA MELAWAN KARENA HAK KITA DILANGGAR !

Ketika Luna Maya menjadi Simpanse.


Hemmm …. Lucu juga rasanya kalau melihat icon baru brand ambasador XL , kok kini berubah jadi Simpanse ya ? aneh juga, memang Luna Maya-nya kemana ?

Ya, itu adalah pertanyaan yang pertama muncul dari kepala saya tentang keanenhan baru ini, keanehan yang membuat teori evolusi Darwin serasa menjadi tidak mempan lagi tuk mengilhami Joseph Stallin sehingga menjadi Atheis sejati, tentunya jika hal ini benar-benar terjadi.

Dan Antitesis ini juga telah membalikkan teori akan hal itu secara keseluruhan, sebuah teori baru dimana kini manusia tak lagi berasal dari kera, tapi kera yang berasal dari manusia .

Hemmm, tak bisa dibayangkan lagi jika wajah si cantik Luna Maya yang Indo dan “hot” itu yang saban hari dipandangi oleh orang Aceh dengan kerudung oranye di kepalanya itu berubah menjadi gambar-gambar kera dari benua hitam Afrika yang di namakan Simpanse, apakah yang akan terjadi ? apakah kera-nya juga akan dipakaikan kerudung seperti halnya Luna Maya ? Luna Maya yang ketika di Aceh menjadi sadar akan keharusan-nya menutup aurat tubuh nya.

Ah itu tak penting juga , toh hewan tak pernah diikutkan dalam perkembangan peradaban manusia yang katranya berakal ini, berbeda lagi jika kita semua adalah orang-orang pagan pedalaman, orang-orang pagan yang menganggap alam sebagai Tuhan.
_____________
Saya pikir dalam konteks ini, langkah yang diambil oleh XL ini tentunya telah mempertimbangkan berbagai macam aspek psikis pasar yang nantinya bisa lahir dari keberadaan mascot Simpanse ini, walaupun dalam beberapa penjelasan mereka kepada media, pihak XL selalu mengatakan kalau hal ini hanyalah sebagai refreshing saja, cuma untuk menyegarkan pasar.

Dan pastinya para konsumen XL memiliki pendapat masing-masing atas kejadian “evolusi” baru ini.

Tentunya semua orang memiliki aspek keunikan masing-masing dalam memandang suatu hal, termasuk dalam fenomena Simpanse XL ini, hal ini saya pikir menjadi sesuatu yang sangat berbeda, pertanda adanya “kedewasaan” dalam hal promosi produk, karena kini pihak corporate tak lagi terjebak dalam tipuan-tipuan tampilan fisik saja, tetapi mereka juga mencoba menampilkan sisi keunikan tersendiri, sebuah sisi lain yang tentunya tak dimiliki oleh wajah-wajah cantik dan molek seperti hal nya Luna Maya dan para artis-artis berparas ayu dan “palsu” lainnya .

Untuk kasus ini saya pikir langkah yang diambil oleh pihak marketing XL sangatlah tepat, karena jika kini kita meng-asosiasikan Luna Maya terhadap suatu produk, maka pemikiran konsumen akan terpecah, meraka pasti akan memiliki berbagai macam persepsi-persepsi yang beragam, mereka akan memikirkan kalau Luna Maya itu adalah bintang iklan LUX, ambassador brand-nya XL, bintang grup lawak Ekstravaganza TRANS TV, dan berbagai macam produk lainnya, sehingga melahirkan ke-ambiguitas kersendiri dalam hal kemampuan XL mempengaruhi pasar, toh nyatanya Luna Maya memang tidak hanya dimiliki oleh XL .

Saya pikir tentunya hal ini tidak begitu menguntungkan bagi XL, toh nilai capital yang mereka keluarkan dalam me-rental kemolekan tubuh Luna Maya merupakan yang paling tinggi , karena yang dibutuhkan XL dalam hal ini adalah adanya suatu pemikiran yang memiliki titik temu yang satu terhadap sosok Luna Maya, sosok luna maya yang ketika orang melihatnya maka pikiran mereka akan dibawa ke dalam tampilan warna kebiruan yang menjadi latar psycho semua produk XL, dan bukan sosok Luna Maya yang mewakili beberapa produk itu, walaupun secara nyata semua-nya memang berbeda .

Dan upaya berani XL tuk menjadikan Simpanse sebagai “New brand ambassador” mereka tentunya melahirkan fenomena tersendiri, dan pihak marketing XL saya pikir sudah sangat paham dengan kondisi pasar saat ini, kondisi pasar konsumen yang lambat laun makin berubah, makin menuntut sesuatu yang baru dari pihak penyedia produk.

Kini kondisi konsumen tentunya tak selalu konstan dalam memandang suatu hal, karena kenyataannya toh para konsumen sekarang sudah sangat pintar dan dewasa, para konsumen kini bukan lagi orang-orang yang bisa dibohongi da dibodohi, mereka kini bukan lagi orang-orang yang hanya bisa dipengerahi dengan tampilan-tampilan fisik yang aduhai , tetapi mereka menuntut sesuatu yang berbeda, sesuatu ynag harus selalu bisa dipahami dan di layani oleh pihak produsen, tentunya demi kelanggengan usaha mereka.

Dan XL kini telah keluar dari budaya konvensional yang kaku dan kacau itu, sehingga kini mereka tak lagi memikirkan tampilan, tetapi lebih memikirkan nilai kesan yang mampu dihadirkan , nilai kesan yang tentunya tak mampu dihadirkan oleh sosok-sosok perempuan bertubuh sintal seperti Luna Maya.

Dan kini pihak XL bisa menjadi lebih tenang dan aman dalam hal melakukan upaya “provokasi” marketing-nya, berhubung kini mereka telah memiliki sebuah icon yang unik dan lain dari pada yang lain.

Sesuatu yang unik yang tak pernah dipikirkan oleh para pesaing lainnya, sesuatu yang unik yang tak akan membuat para aktivis konservasi mejadi geram dan menjadi keberatan akan kehadiran duta baru mereka ini, karena toh duta mereka yang baru ini tidak berada dalam lingkup domain pengawasan kelestarian alam Indonesia, ataupun juga mereka tak perlu lagi membuat poster-poster khusus dan “palsu” lainnya seperti halnya yang mereka lakukan di Aceh, memoles Luna Maya yang sexy itu bak gadis cantik yang sangat Islami, suatu tampilan yang sangat menipu tentunya, dan kini mereka tak perlu lagi repot-repot memikirkan hal itu, toh yang namanya kera sampai kapanpun tetap tak terkena aturan Tuhan .

Dan nanti ketika Simpanse-Simpanse itu resmi dilepas dalam tampilan visualisasi yang menjadi konsumsi public, orang –oerang pasti akan berkata,

kok Luna Maya sekarang tambah cantik ya ? tambah gagah, bulunya banyak lagi …., bibirnya tebal bak Angelina Jolie, duh Luna Maya, betapa unik dan cantiknya dikau …..


Dan kini bagi XL, Simpanse Afrika itu jauh lebih berharga dibanding dengan Luna Maya .

__________________________________

*Gambar gorilla di atas, saya pinjam dari blognya buk Ventura .

28 comments on “Ketika Luna Maya menjadi Simpanse.

  1. syahuri
    27 Oktober 2008

    adoh….
    kok gorilla?

    knapa gak poto aku aja ya?

    marketingnya XL kok gak nyadar ada orang seganteng aku yach?

    ha ha ha…

    doakan aja bang..
    kalo syahuri jadi tim ato pimpinan marketingnya xl, ntar poto luna maya aku pasang lagi…
    bila perlu kusandingkan dengan gorilla…
    he he..

  2. gbaiquni
    27 Oktober 2008

    menarik…! menarik…! menarik…!
    memang dunia seperti ini, pencitraan sangat penting, namun sayang, banyak citra yg keliru & terlalu dibuat-buat.
    mungkin lebih baik gorila drpd luna maya.🙂

  3. isfiya
    28 Oktober 2008

    Kalo luna maya kan bayarannya mahal…
    Kalo gorila nggak pake dibayar…. wikikik…
    Ceritanya XL sudah rada cekak buat bayarin taripnya Luna Maya sementara tarip dia sendiri nol rupiah wikikikik….

  4. nono
    28 Oktober 2008

    wakakakak,,,😀
    kacian banget…
    nenek moyangku seorang “…….”

  5. anita
    28 Oktober 2008

    Wuaakakaakz… keyeeen.. keyeeen… !
    napa gak dari dulu coba yah.. lebih kreatif n kan gak pusing tuh miker tarif wat bayar maskotnya… (tapi XL mesti ciap2 mana tau para gorilla demo minta bayaran juga) hehe…lagian lebih imut gorilla deh… hehe phakksaaa.. jangan marah ya mbak Luna, gorilanya imut dikit tp mbak Luna Maya imut buanyaaaaak…!!! hehe…

  6. agunk agriza
    28 Oktober 2008

    LUNA MAYA sekarang sudah jadi milik saya. hahahahahaha

  7. bluethunderheart
    28 Oktober 2008

    aku ikut tertawa boleh? wakakak………..ach! abang kita bisa aza nich.

    salam hangat selalu

  8. Abeeayang™
    28 Oktober 2008

    sayah tadi pagi baru terfikir untuk bikin postingan seperti inih, ternyatah udah ada yang buat, 😳
    kritik saya, berarti para pelanggan disamakan dengan monyet? eh?

  9. dondanang
    29 Oktober 2008

    Humasnya XL aceh ya mas?😀

  10. ryanis
    29 Oktober 2008

    XL emang aneh2 aja buat icon

  11. Pakde
    29 Oktober 2008

    Asala jangan di kawinkan aja Luna nya…itu artinya kita kalah sama Gorila. Rugi lah kita. (mode on berdoa) jangan smpai jangan sampai. Luna jangan lakukan itu!!

  12. don45
    30 Oktober 2008

    Salam kenal dari don45 !!!

  13. Muhammad Surya Ikhsanudin
    30 Oktober 2008

    Salam Silaturahmi agar Tidak lupa

  14. alex©
    30 Oktober 2008

    Hehehe… saya – ndak tahu kenapa ya – ndak pernah suka benar sama itu Luna Maya. Cakep memang… cuma… kurusan😛

  15. Muda Bentara
    30 Oktober 2008

    alex@

    Wahhh … sama lex, saya pun tak begitu suka sama gundik keturunan skandinavia ituh , terlalu liar, kurus dan ndak becus kelihatannya …..

    wong entah kenapa sayah lebih terpengaruh dengan gaya tatakrama keraton jawa dalam memilih wanita , suka yang agak gemukan dikit , karena konon mereka bisa lebih subur dan bisa tahan hidup lebih lama ….

    eh, blog nya kenapa ndak bisa dibuka yah ??

  16. sarahtidaksendiri
    30 Oktober 2008

    hahahhahaha😆
    kasian Luna Maya….kasian bgt…hehe

  17. sososibuk
    31 Oktober 2008

    luna maya lagi hadir rapat di hutan…ngegantiin si gorilla😀

  18. PirraDoZe
    31 Oktober 2008

    iya bos lg jd hot topic nih. Luna Maya jg mahal tuh bayarnya @@

  19. o c H e
    31 Oktober 2008

    wow… Gorilla lebih menarik daripada Luna Maya?? Hmm..

  20. aRuL
    31 Oktober 2008

    sy sebenarnya jadi ilfil liat iklan barunya XL… hehehe
    perubahannya drastis.. bisa jadi teori marketing yg dijalankan XL seperti itu😀

    *wah ternyata postinganmu byk juga, maaf nih blum sempat ngoment di mana2😀 *

  21. Mamad
    31 Oktober 2008

    Wah tulisannya menarik banget nie, berita luna maya menjelma gorila memang konsumsi publik yang cukup menarik dan persepsi yang berbeda.

    terlalu drastis perubahan yang dilakukan XL, aku sendiri sempat berfikir miris “Luna maya yang cantik, kok pada keriput dan gemuk ya ?, apa salah minum obat …:d ”

    eih ternyata pihak xl dah ngak cinta lagi ma luna maya, ada yang lebih cantik dan bahenol dari luna maya.

    gimana nie aku pakai XL nie, klu aku call center xl operator nya gorilla juga ngak ya (hhehe becanda, XL ngak boleh marah, siapa suruh buat sensasi)

    tapi ngak masalah, mau luna maya mau gorila yang penting gratis bro, bisa pacaran sepuasnya …….=))

  22. fantasyforever
    3 November 2008

    Hehe. Menggelikan sekali.:mrgreen: Salam kenal.

  23. unikzone.com
    5 November 2008

    kreatifitas iklan adalah dunia tanpa batas, hanya dibatasi oleh kemampuan manusia berimajinasi……

  24. Siddiq Basid
    5 November 2008

    Iya jg yah….
    aku bru sadar, kok fotonya luna maya nggak dpake lagi,malah diganti dengan pangeran simpanse…

  25. lathifulamri
    11 November 2008

    duh, payah nih.. artis idolaku sekarang kok berubah menjadi sipanse.. gak jadi nge fans ma luna ah…..

  26. Teddy
    13 November 2008

    Menggelikan….sungguh menjijikan…
    lebih dari 6 th pake xl…pas iklan nya pake monyet..
    langsung gw buang tuch simcard xl ke tong sampah..!

    menjijikan karena teriaknya aja murah padahal..???
    monyet…monyet…

  27. Muda Bentara
    16 November 2008

    hai

  28. Oughie
    20 November 2008

    Tarip Monyet, Untuk Monyet….🙂
    Nggak usah mikir kayak MONYET!!! 🙂
    Pelanggan setianya jadi MONYET.
    Operatornya PELAYAN MONYET…!!!

    Mas ini terlalu panjang & rumit analisanya.

    Iklan yang berhasil adalah yang membuat orang mengikutinya lalu menggunakan produknya sebaggai GAYA HIDUP.

    Tentu saja orang akan malu bergaya hidup MONYET..!!

    Sebagian pelanggan pasti akan bilang: Sialan lu MONYET, sudah habis jiwa ragaku menghidupimu sekarang lu bilang gua MONYET…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 27 Oktober 2008 by in Journey, Opinion, Prime and tagged , , , .
Fisip Aceh
visitor stats

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 3.676 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: