MUDA BENTARA !

#KITA MELAWAN KARENA HAK KITA DILANGGAR !

Gandum, Baduy, Saud dan Orang Mante … !!!


Tadi malam (rabu.09/04/200 8)tepatnya seteleh mahgrib aku , ayahku dan beberapa sepupu duduk-duduk di depan rumah , sambil bersiap-siap untuk pergi ke undangan makan malam kerumah yahcut ,setelah selesai shalat, aku keluar ke teras, dan duduk-duduk diantara mereka, aku duduk dekat ayahku, disamping ayahku ada si ir (ia saudaraku) .baru duduk-duduk, aku mengambil setangkai biji gandum yang diletakkan di samping teras , yang tadi sore di bawa bundaku ( istri pamanku=yahcut) ketika ia mengundang kami untuk makan di rumahnya , biji gandum itu di bawa untuk di tanam di daerah perkarangan rumah kami kami, sewaktu memegang gandum tersebut aku bertanya kepada ayah ku, kenapa di daerah kita tidak ada gandum, dan ayahku pun menjawab, beliau mengatakan klo gandum itu makanan orang arab dan makanan orang barat, tidak begitu cocok dengan cultur tanam di daerah kita, lalu aku bilang kepada ayahku, kalau aku dulu pernah melihat gandum ditanam di sepetak sawah di daerah tangan-tangan (aceh barat daya) , batang nya agak tinggi, dua kali melebihi tinggi padi kataku, lalu aku juga mengatakan bahwa dulu ibu juga pernah mengatakan padaku kalau di kampung kami dulu juga pernah ditanami gandum, itu waktu ibuku masih kecil, dan sekarang tidak ada lagi

setelah aku menceritakan hal itu ,ayahku pun bertanya kepada si ir (sebab diya kadang-kadang banyak tahu juga) bagaimana cara mengolah gandum ini kata ayahku padanya, dan ia pun menjawab : sama kyak giling padi cek ( cek = paman), Cuma klo pakai mesin giling padi, gandum akan hancur karena ia keras, begitu penjelasan si-ir.

Setelah mendengar penjelasan si ir ayahku pun bercerita, beliau pun bertanya, tau ibnu saud kan (pertanyaan ini ditujukan kepadaku), tahu jawabku, ada cerita menarik tentang raja arab itu, dulu ditahun 1925 setelah ibnu saud menjadi raja arab saudi , ia pergi ke amerika dan membeli satu buah mobil jenis jeep, dan mobil itu pun dibawa pulang ke arab saudi, suatu ketika, sewaktu sudah di arab saudi, ibnu saud pergi berkunjung ke sebuah desa masyarakat suku baduy bersama teman-temannya dari amertika mengendarai mobil tersebut , sesampainya di desa tersebut ,mobil saud mendadak mati ,setelah mengecek mobilnya, saud mengelilingi desa tersebut bersama teman-teamannya yang amerika itu, setelah melihat-lihat kondisi suku baduy tersebut, saut pun kembali ke mobil di sertai tamu-tamunya, sesampainya di mobil ,ia pun menstarter mobil tersebut, setelah mobil itu di starter ,mesin mobil tersebut tidak mau hidup, karena sudah jengkel ia pun mengecek bagian mobilnya satu per satu, dan iya juga mengecek tangki bahan bakar mobil tersebut, sesampainya di depan tangki ,sewak tu ia mengecek nya ,betapa kagetnya ia ketika ia melihat tangki bahan bakar mobil nya sudah dipenuhi dengan biji gandum , dan tamu-tamu nya yang dari amerika pun tertawa melihat hal itu, aku tertawa mendengar cerita ayahku tersebut, lalu aku bertanya, kenapa orang baduy tersebut menaruh gandum kedalam angki tersebut, dan ayahku mengatakan kalau sewaktu mobil saut mati pertama kali , orang-orang baduy tersebut melihat ketika raja arab tersebut membuka tangki, untuk mengecek ketersediaan bahan bakar , dan setelah dicek rupanya bahan bakar masih banyak, rupanya orang-orang baduy tadi berfikir kalau mobil itu membutuhkan makanan seperti yang raja mereka lakukan tadi (membuka tangki) mobil itu yang sebenarnya adalah tangki , dan mereka langsung berinisiatif memberikan makanan kepada mobil tersebut dengan cara memasukkan gandum sebanyak-banyaknya ke dalam tangki mobil raja arab tersebut……., setelah mendengar cerita ayahku itu kamipun terrtawa lagi saking lucunya cerita itu, setelah itu ayahku menambahkan lagi ;, itu cerita asli mengenai saking bodohnya orang baduy, sampai-sampai ada orang amerika yang ada pada saat itu mennuliskan kisah ini dalam bukunya,,,, betapa bodohnya orang baduy, ayahku berkata lagi… kamipun tertawa lagi……

One comment on “Gandum, Baduy, Saud dan Orang Mante … !!!

  1. mudabentara
    3 Juni 2008

    nice post…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 3 Juni 2008 by in Kontemplasi, Opinion, Prime and tagged , , , .
Fisip Aceh
visitor stats

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 3.676 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: