Inih halaman saya buat dan saya dedikasikan tuk semua tamu-tamu saya yang mulia ituh , untuk semua tamu-tamu saya yang berkenan tuk larut dalam kedangkalan isi volume otak saya inih , terima kasih atas apresiasi anda dan kunjungan silaturahmi dan diskusinya, saya sangat berharap anda-anda semua bisa menjadi inspirasi saya dalam dunia kecil inih ….
dan laman ini diperuntukkan untuk saudara-saudara sekalian yang mampir ke laman ini tuk berkenan meninggalkan jejak keritik dan jejak saran , dan saya harap kalau bisa jangan meninggalkan jejak pujian , karena terkadang pujian tak menjadi pelecut tuk jiwa saya agar menjadi lebih baik ….
Anda-anda semua bisa menyampaikan semua keluh kesah anda tentang semua content dari blog sayah inih , baik dari isi, gaya penulisan, bentuk tampilan , ataupun ketidak setujuan dan ketidak nyamanan anda akan kehadiran saya dan blog saya , saya sangat senang jika anda berkenan untuk mengingatkan saya akan kesilapan dan kekhilafan yang pernah saya lakukan …
dan saya persilah kan kini untuk anda-anda semua agar mulai mengkritik dan menyampaikan sarannya , terserah anda mau ngeritik seperti apa , mau gaya cabai yang vedas, mau asem kayak jeruk perut, mau asin kayak garam di laut kaspia , ataupun pahit kayak jamu lelaki perkasa …..
silahkan, silahkan dan silahkan ,
dan saya harap agar kritiknya lebih banyak di bandingkan saran nya, karena keritik terkadang lebih mendidik …
Plissss … tolong kritik saya yah ….., tapi jangan fitnah yah …. karena saya ndak senang kalau ada yang fitnah …..
Terimong Geunaseh,
Teuku Raja Muda Dharma Bentara















Menurut Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) penulisan yang benar bukan “Keritik” tapi Kritik yang diadopsi dari bahasa inggeris “critic” Kalau “keritik” itu mirip dengan “keriting”
Hemmmm …. terima kasih pak dokter ….. heehe
Seperti kata muhammadjabir, Kalau mau memperbaiki menurut EYD yang benar, spelling penulisan Muda di arahkan ke penulisan yang rapi atau yang sebernarnya menulis, misalnya, Setiap awal paragraf, kata pertama ditulis dengan huruf besar, pada tanda koma tak harus dispasi baru koma, tapi tanda koma dulu baru spasi begitu juga dengan tanda bahasa lainya .,?!- dll.
Kemudian dalam satu paragraf bagusnya 2-3 kalimat saja. Dalam setiap kalimat di usahakan terdiri dari 10-12 kata. Kalau pendek lagi lebih bagus lagi karena lebih enak dibaca dan cepat dimengerti. Kalau panjang-panjang sekali takutnya akan bertele-tele istilah dalam kepenulisan. Dan orang yang baca pun jadi bingun.
Kenapa demikian? Karena penulisan kita bukan hanya untuk blog saja, suatu saat ada juga seorang Mahsiswa menulis makalah, paper, esai dan yang sudah pasti Skripsi, dalam penulisan tersebut hal-hal seperti itu sering salah. Padahal, hal sekecil itu tak perlu untuk dipermasalahkan. Biasakan sekarang menulis itu yang rapi, karena setiap menilis ilmu kita bertambah-bertambah… dan bertambah, makin lama akan semakin bagus, bagus tidaknya itu juga ditentukan bagaimana kita mau meluruskan dan mengurus yang kecil-kecil itu.
Ini saja dulu, semoga berkenan, Maaf terlalu panjang.
yups…
Napi mau ngasih saran nih Mas….
klo blogrollnya kebanyakan ya dibuat rollnya aja…
kaya tutorialnya Mas Arul…. coba aja…
pasti tampilannya tambah rapi…..
ku ja juga kaya gitu…..
sip dah….
itu aja….
aw aw aw…
keren uiiii…
bang tukeran link yook
Salam kenal bang dari Penghuni Bumi Seganti Setungguan…